My Picture

Some text here.

More about me»

Kepingan yang Hilang Bagian 1

“Aku yang kini di landa sepi, berharap bintang kan menemani. Namun mendung tetap bersikeras bertahan tak berikan sedikit celah untuk para bintang bersinar malam ini…..”

“Hmph…..”

Aku hanya dapat menghela napas panjang malam ini, karna berkemungkinan besar malam ini aku absent dengan aktivitasku setiap malam. Memandangi satu-persatu keindahan malam yang di ciptakan tuhan. Dari atas atap rumahku, aku bisa menghabiskan sepanjang waktuku hanya untuk memandangi bintang-bintang itu. Entahlah! sejak kapan aku menjadi sangat suka berlama-lama di atas atap dan memandangi bintang. Keletihanku menunggu mendung itu beranjak dari singgasananya membuat aku pasrah,

“oke, kali ini kau menang mendung menyebalkan!!” aku mengutuki mendung itu.

Gerakannya yang tetap anggun diatas sana seolah-olah sedang mengejekku,

“rasakan kau malam ini, jangan harap aku akan cepat-cepat beranjak dari sini” bunyi gledek yang menggelegar itu lebih terdengar tawa kemenangan sang mendung di telingaku. Tapi sudahlah mendung pun takkan bertahan sampai esok malam,

“awas saja jika kau kembali besok malam, takkan ku ampuni!!” gumamku dalam hati.

Akhirnya aku beranjak dari jendela kamarku menuju tempat tidur yang sudah menanti. Entah kenapa tempat tidur mungil yang terletak di sudut kamar begitu menggoda mataku untuk segera merebahkan tubuhku di atasnya. Ketika akan beranjak menuju tempat tidurku, kaki ku seperti menendang sesuatu yaitu sebuah bungkusan yang terselip di dekat lemari pakaian ku. Terasa nyeri ketika kaki ku menendang benda itu, bentuknya segiempat karena tanganku segera mengarah pada bungkusan itu dan membukanya. Setelah terbuka ternyata kotak itu berisi potongan-potongan foto seorang pria. Setelah kukeluarkan dan coba aku satukan satu per satu bagian dari foto itu maka muncullah sesosok gambar seorang pria,,,meskipun potongan itu tak begitu rapi.

“foto siapa ini?” aku bergumam sendiri karena aku benar-benar tak mengenai wajah di foto itu, tapi kenapa matanya begitu teduh??


****


Setelah sekian menit aku berusaha merekatkan kembali potongan foto itu dengan lem sehingga menjadi sebuah bagian yang utuh, akhirnya foto itu kembali seperti sedia kala meski tak lagi sempurna. Ketika aku membolak-balik dan memperhatikan foto tersebut di belakangnya terdapat sebuah tulisan, tulisan itu sepertinya sangat aku kenal. Setelah aku memperhatikan sekali lagi dan dengan sangat teliti, mataku terbelalak. Aku meyakini tulisan itu adalah tulisan tangan ku sendiri!!!

“My first love = tian…”

“05 agustus 2007”

“2007, berarti….foto ini ketika aku SMA”.

“tian…??” kenapa nama itu tak asing di telingaku?

“My first love? ini tulisan tanganku sendiri,,,berarti dia??”

Aku berusaha keras untuk mengingat sesuatu tentang foto ini, dan tian…. Namun sialnya aku gagal. Tak ada sedikitpun petunjuk yang menuntunku pada sebuah kejelasan tentang foto ini. Jika memang benar ia adalah seseorang yang begitu berarti untukku ketika aku SMA dulu, mengapa aku tak memiliki sedikitpun kenangan tentangnya? Berjuta pertanyaan berkecamuk dikepalaku yang kini menuntut sebuah jawaban, semakin keras usaha untuk memaksa otakku mencari potongan kenangan tentang tian semakin nihil hasil yang aku dapatkan.


****


Sunyi, sepi….semua tenggelam dalam mimpi mereka masing-masing. Namun tidak untuk ku, sampai detik ini mataku belum juga terpejam, meski jarum jam di dinding itu sudah menunjukkan jam 02.00 wib pagi. Aku kembali mengambil foto yang telah aku satukan tadi, dan kembali memandanginya, lekat ku tatap matanya dan perlahan mataku pun mulai redup dan perlahan terpejam. Dengan mudahnya aku memejamkan mataku setelah melihat fotonya, kini aku tenggelam bersama otakku yang kelelahan dan bersama teduhnya mata “tian”.


****


Beberapa menit berlalu. Aku yakin mataku masih terpejam dan aku masih tertidur di atas kasurku, tapi kenapa perasaanku mengatakan bahwa aku sedang tidak berada di tempat ku sebelumnya? Aku merasakan seseorang sedang menggendongku, sepertinya seorang pria, karena aku dapat merasakan tubuhnya yang kekar, entah mau di bawa kemana diriku? Aku ingin segera membuka mataku tapi entah kenapa aku tak bisa. Ingin berteriak pun mulutku terasa terkunci. Setelah beberapa menit berlalu aku mendengar suara mobil, sepertinya aku sedang berada di dalam sebuah mobil. Tak lama kemudian mobil itu berhenti, dan tubuhku di gendong kembali oleh pria ini yang sepertinya tergesa-gesa membawaku dan tiba-tiba kok badanku serasa berada di sebuah tempat yang empuk, dan aku yakin ini adalah sebuah tempat tidur kemudian terdengarlah sebuah percakapan antara pria yang menggendong ku ini dengan orang lain yang di panggil “dok”. “Dok?” Biasa panggilan dok itu untuk seorang “dokter” jangan-jangan aku sedang berada di sebuah rumah sakit? Tapi untuk apa?. Tak taulah!

“Dok” tolong di periksa ya? Saya khawatir terjadi sesuatu dengannya.

Memangnya apa yang terjadi? Tanya “dok”sambil menyuntikkan sesuatu ke tangan ku karena aku merasakan sesuatu masuk kedalam kulitku, tak lama kemudian mataku terasa begitu berat, ah!! Mungkin efek dari sesuatu yang di suntikkan itu… lalu semua menjadi benar-benar gelap. Akhirnya aku tak lagi mendengar suara pria itu dengan “dok”.

****

Saat aku mulai membuka mata, semua yang kulihat kabur pada awalnya namun perlahan-lahan mulai jelas. Aku melihat ke sekeliling, tempat ini begitu asing, benar-benar asing bagi ku…. Ketika perasaan bingung sedang menghampiriku, seseorang keluar dari dalam kamar mandi. Wajahnya begitu sumringah ketika melihat ku telah sadar, ia segera mendekatiku dan meraih tangan ku sambil meracau berbicara seenak perutnya,

“Syukurlah La akhirnya kamu sadar juga aku benar-benar khawatir dengan keadaan kamu ada yang masih sakit la? Bilang sama aku biar aku panggilin dokter untuk memeriksa kamu lagi ayo La bilang aja bagian mana yang masih sakit…… ak…u…”

“Stop!!! Kalo kamu ngomong terus, kapan aku ngomongnya?” Potong ku. “Lagian kamu itu siapa sih? aduh kepala ku kok sakit ya?”, rintih ku sambil memegangi kepalaku yang di perban dan terasa pusing plus sakit.

“La, kepala kamu sakit? Aku panggilin dokter ya?”.

“enggak-enggak, makasih. Oya, aku mau tanya, kenapa aku bisa ada di sini sih? Memangnya apa yang terjadi sama aku? ”.

“Hah?? Kok kamu gak inget sih dengan apa yang terjadi sama kamu?”, tanya pria itu.

Aku hanya menggelengkan kepala,,,,,

“hhh!!! Syukurlah….”.

“Wei!! Kok syukurlah sih? Kasih tau aku, apa yang terjadi semalam?”, tanyaku tak mengerti.

Pria itu begitu kaget ketika aku mengetakan kata-kata “tadi malam”….

”ng….ng….”. “Apaan? ayo dong ngomong.

Bukankah tadinya aku sedang tidur dirumah kan? Trus kok tiba-tiba aku bisa ada di sini? Aduhh…. Aku bener-bener bingung deh, ayo dong jelasin….. ”.

“Ola,,,, lebih baik kamu istirahat dulu deh, jangan mikir yang macam-macam dulu yah. Pulihkan dulu kesehatan kamu. Setelah kamu keluar dari klinik ini, kita pulang. Setelah itu aku janji akan menjelaskan semuanya kepada kamu, ya beb ya? Sekarang kamu tidur dulu ya?”, bujuk pria itu seolah-olah sedang mengalihkan pembicaraan dan tak ingin menjawab pertanyaanku.

Meskipun ku akui begitu banyak pertanyaan di kepalaku yang ingin ku tanyakan aku menurut dengan apa yang ia katakan. Agak sedikit kaget sih ketika ia memanggilku beb? Euh…… memang dia siapanya aku? Setelah membujukku untuk istirahat kemudian ia duduk di samping tempat tidurku sambil menggenggam erat tangan ku dan membelai rambutku, seakan-akan berkata : tenang La aku ada di sini. Tapi entah kenapa aku tak mencoba melepaskan genggaman pria itu dan membiarkan ia membelai lembut rambut ku hingga aku kembali terlelap.

****


Hoamh…. aku mencoba tuk kembali membuka mata, ketika sekali lagi melihat ke sekeliling, kebingungan kembali menghampiriku lagi. Aku sedang berada di sebuah kamar, tapi bukan kamar klinik yang aku tiduri tadi malam dan…. Hah? Kenapa pria itu masih berada di sini? Pake’ senyum-senyum segala…. Tapi ketika aku melihat kearah yang berlawanan dengan pria itu, aku melihat seorang wanita yang tak lain adalah mamaku sendiri. Aku langsung menghambur ke pelukannya, dan mama pun membelai rambutku dan menciumi keningku.

“kamu udah gak apa-apa kan nak?, untung ada Ino La, kamu langsung di bawa ke klinik terdekat, makasih ya No….”.

“iya tante, sama-sama. Lagian kan ini sudah menjadi tanggung jawab saya sebagai pacarnya Ola…”, balas Ino. “hah?? Pa…car?? Kok bisa??”, gumam ku.

“Kenapa beb?” Tanya Ino.

“ha… eng…enggak!! Oya, kamu masih punya hutang sama aku…”.

“Apa beb?” Tanya Ino lagi. “Kamu belum jelasin sama aku apa yang terjadi sama aku tadi malam?”. Wajah Ino langsung berubah,

“eng…. Itu….a…aku kan ngajakin kamu jalan semalem, kok kamu gak inget sih beb?”.

“Enggak…. Aku bener-bener gak inget….trus kok aku bisa di bawa ke klinik? Dan kepala aku terluka”, sambil menunjuk-nunjuk perban yang ada di kepalaku.

“eng…. Itu….”.

“ato jangan-jangan kita berantem, trus kamu mukul aku”, terka ku dengan wajah menyelidik.

“Ha…. Berantem? Enggak… gak mungkin dong beb aku tega mukul kamu”, elak Ino.

“terus apa dong?”, rengek ku.

“gini loh beb, waktu kita lagi jalan-jalan kamu kepleset, padahal udah aku bilangin jangan terlalu bersemangat dan jalannya pelan-pelan, karena emang semalem itu abis ujan eh, kamunya gak mau dengerin aku. Ya… akhirnya kamu jatuh, terus kepala kamu kena kerikil dan pingsan”.

“oh… gitu?? Thanks ya!! Udah nolongin aku, kalo’ gak mungkin aku udah tewas kali.”

“iya… sama-sama beb… oya, kamu besok udah mau masuk ga? Masuk aja ya beb…. Biar aku yang jemput deh, gimana tante? Boleh ya?,” pinta Ino.

“Itu sih terserah Ola No...”. balas mamaku.

“Masuk apa ma?,” tanya ku.

“Masuk sekolah lah” sahut Ino.

“Sekolah? Di mana?” tanya ku lagi.

“Jangan bilang kalo’ kamu juga gak inget di mana kamu sekolah beb?” selidik Ino. “Eng…..”

aku langsung menunjukkan wajah bingungku sama Ino.

“Emang sampe’ segitunya luka di kepala kamu itu bikin kamu Amnesia dadakan?”.

Aku terdiam, “Amnesia? Siapa yang Amnesia? Aku bener-bener gak tau!! Ya udah kalo’ gitu, aku gak mau masuk besok!!” ancam ku.

“E…e…e… iya,iya,iya…. Aku akan kasih tau sejelas-jelasnya, tapi besok kamu masuk ya beb?” bujuk Ino.

Aku masih diam dengan tampang bete.

“Ok nama kamu Ola Lara Amelia, umur 17 tahun, duduk di kelas 3 SMA Budi Pertiwi, tinggal di desa meranti, dan punya pacar namanya Gustianino puass?”.

“hem…”jawabku males-malesan.

“ya udah besok jadi kan masuk lagi? Aku yang jemput ya beb… jam 7 aku udah sampe sini kok. Ya udah, aku pulang dulu ya.”

“Iya”, sahutku.

“tante Ino pulang ya?” pamit Ino.

“Iya”, sahut mamaku.

Ketika Ino sudah sampai di depan pintu kamarku, Ino berhenti dan berbalik ke arahku.

Ada apa lagi?” tanya ku dengan jutek.

Ada yang ketinggalan beb” jawab Ino.

“Apa?”tanya ku lagi.

Tanpa basa-basi Ino langsung mencium keningku sambil berkata,”ini…. Cepat sembuh ya beb?” dan langsung beranjak pergi.

Seketika aku terpaku dan tak percaya dengan apa yang Ino lakukan padaku, entahlah… apa yang kurasakan tapi yang pasti aku sangat senang dengan yang ia lakukan barusan. Sesaat aku melupakan kebingunganku tentang Ino, dan kenapa aku ada di sini?

*****

TO BE CONTINUE . . . . . .

tunggu cerita selanjutnya ya????

the different


Perbedaan adalah 2 hal yang akan selalu berlawanan
pendapat, persepsi, dan keinginan selalu membuat aku kebingungan dalam menentukan pilihan
semakin ku tanyakan pada diriku semakin rumit yang harus aku jawab.....
memang pada awalnya saya telah suka membaca, namun di khususkan untuk bacaan yang berbahasa indonesia, namun kini setelah saya kuliah di salah satu universitas swasta di bekasi dan mengambil jurusan Sastra inggris saya di haruskan untuk membaca bacaan yang berbau bahasa inggris. humph.... saya hanya dapat menghela napas ketika harus mengetahui realita yang harus saya jalani selama kuliah di sini. membaca bacaan yang berbahasa inggris adalah hal tersulit yang saya rasakan karena secara basic dalam berbahasa inggris saya belum mampu di kategorikan pandai, namun masih bisa di katakan gak lumayan juga gak jelek juga, dan yang menjadi permasalahan nya adalah saya di paksa untuk membaca bacaan tersebut meskipun suka atau tidak, mengerti atau tidak, mampu atau tidak, saya harus tetap membaca. semuanya berjalan seperti yang tidak saya inginkan selama 2 semester. . . . . dan masalah terbesar saya adalah pemahaman pada bacaan tersebut, apa yang sedang bacaan itu sampaikan pada saya? meskipun saya telah mengkhatam novel Lewis Carol Alice's adventure in wonderland, saya masih merasa perlu mempelajari lebih banyak lagi tentang teknik memahami bacaan dan sudah tentunya saya harus lebih banyak lagi membaca bacaan yang berbahasa inggris dan itu harus saya biasakan. meskipun terasa sangat berat saya selalu mencoba untuk memaksa diri saya untuk terus-menerus membaca bacaan yang berbahasa inggris. alhasil setelah semester 2 berakhir dan saya mendapatkan hadiah terindah yang tak pernah saya bayangkan sebelumnya yaitu nilai Reading II saya mendapatkan nilai A, hal tersebut benar-benar membuat saya senang sekali, namun saya bertekad dalam hati apakah benar saya pantas mendapatkan nilai sebagus itu? sekarang saya sedang menguji kemampuan saya dalam membaca dan saat ini saya sedang membaca novel yang tentunya berbahasa inggris, saya telah membaca novel ini 2 kali, waktu membaca novel ini untuk pertama kalinya saat sakhir semester I saya masih belum paham betul karena saya akui kemampuan membaca saya masih kurang dan sekarang untuk yang kedua kalinya saya membaca novel ini saya mulai merasakan manfaatnya saat semester II saya terus di cekokin dengan tulisan-tulisan ataupun bacaan yang berbahasa inggris, ternyata tidak sia-sia segala usaha saya. akhirnya tidak sedikit lagi saya dapat memahami isi cerita dari novel tersebut, novel pertama yang saya baca dengan keinginan saya sendiri tanpa paksaan orang lain, dan saya sangat puas dengan hasil yang sekarang ini. namun semuanya tidak berhenti sampai disini saja, saya harus tetap meningkatkan kualiatas membaca saya karena saya tidak mau ketinggalan dengan kawan-kawan saya yang telah lebih dulu melangkah dan kini berada di depan saya dan saya akan berusaha agar saya dan kawan-kawan saya itu berjalan beriringan atau kalau perlu saya dapat berjalan di depan mereka. Amiiinnnn. saya insyaallah bisa. jika kawan-kawan saya saja bisa kenapa saya tidak? yang terpenting adalah usaha saya ubtuk menjadi lebih baik. CemangaDdddhhhhhhhhh!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Aku terlalu mencintaimu
Sehingga akan ku lakukan apapun agar kau selalu menjadi bagian dari diriku


Aku teramat mencintaimu
Sampai kata-kataku pun tak mampu menggambarkan seberapa besar cintaku padamu


Tapi di lain pihak aku juga membencimu
karena kau telah membuat aku benar-benar rapuh karena cintaku pada mu
dan bila kau tak lagi menjadi bagian daridiri ku lagi, , , , ,
stay in my side forever........... luv you
Masih disini
humph....
I'm waiting for nothing, , , ,
Begitu kah kenyataannya?
Tapi. . . aku masih di sini, menunggu untuk sesuatu yang tak mampu aku jelaskan.
Aku tlah letih, otak ku tlah penat memikirkan hal yang tak mampu ku tela'ah lebih dalam
Aku ingin segera beranjak dari tempat ini
Tapi aku masih tak mampu untuk melangkahkan kaki ku ke tempat lain
kaki ini terasa berat, sesuatu menahan ku
Tapi apa? aku tak tau??????



semua terlihat begitu nyata di mata ku. . .
perlahan aku tak lagi mempercayai mata ku, kemudian aku mencoba untuk melihat melalui hati, namun hati pun mengatakan hal yang sama dengan apa yang di katakan oleh mata, harus kah aku pun tak mempercayai hati ku??



aku tak tau, tapi yang pasti
aku masih di sini menunggu untuk sesuatu yang tak mampu aku jelaskan.
arrrggghhhhh
ku ukir kembali namamu dalam hatiku, ku selipkan kembali memory-memory tentang kita dalam otak ku. berharap kenanganmu tak kan pernah hilang, dan mencoba untuk menjaga agar kenangan itu tetap utuh menjadi satu kesatuan yang akan selalu ingat kan aku pada mu. kukira mudah saja bagi ku untuk menyimpan kembali kenangan tentangmu, ku fikir setelah menyimpan kembali kenangan tentang mu aku akan merasa tenang. tapi tetap saja hati ku masih galau, kemudian pertanyaan-pertanyaan mulai muncul ke permukaan otak ku, hanya aku saja kah yang simpan memory tentang kita? hanya aku saja kah yang selalu ingat kenangan tentang kita? hanya aku saja kah yang mulai rindu ketika ingat tentang dirimu? bagai mana dengan mu? apa kah juga kau simpan memory tentang kita? atau kah semuanya telah kau tinggalkan di masa lalu??




perlahan kepingan-kepingan yang telah coba kusatukan dan ingin ku simpan di otakku satu per satu mulai hilang, asa ku yang telah membumbung tinggi kini jatuh seketika menghempaskan ku ke tempat terpedih yang menyadarkan ku bahwa kini kau bukan untukku................


i'll save all about you in my deep heard
The article tells about some concern the writers about e-book attendance in kindle form, kindle was launched Amazon.com and the writers worry if the Amazon company will be monopoly publisher because indirectly kindle will publish all books in electronic form and it easy to used than paper book, and then he ask about the position of the author and the loyalty for them, actually every writing of the author need some loyalty if some company want to made it in billion copies to publish. Electronic book will open the chance for illegal copies, and the last it will be dependent of “publisher and gateway between writers and the public” and no chance to other author or publisher.


http://www.guardian.co.uk/books/booksblog/2009/jul/21/ebooks-worry
Secuil Harap ku
Ketika semua harus berakhir, haruskah berakhir dengan sebuah duka?
Ketika impian itu berubah menjadi mimpi buruk yang mengerikan apa yang harus dilakukan? Ketika sebuah jalan menuju pencapaian tak kan pernah berakhir, siapakah yang pantas untuk disalahkan?

Ketika semua pertanyaan ini tak dapat ku jawab sendiri, aku mulai berhenti untuk bertanya pada diriku sendiri. Aku mulai memaksa diriku melihat kenyataan yang aku alami dan menelannya agar pahit itu benar-benar tenggelam dalam hidupku.

Seperti hari ini aku kembali menelan pil pahit itu, hari- hari ku semakin kacau dengan segala rutinitas yang datang tanpa henti. Memaksaku untuk berkutat padanya, ingin rasanya aku pergi dan meninggalkan semuanya tapi jika aku pergi menjauhinya aku akan sangat ketinggalan di banding yang lain dan yang akan aku kecewakan adalah orang tuaku yang telah menaruh harapan besar pada ku agar aku bisa menjadi orang sukses.

Masih teringat oleh ku pesan seorang wanita yang paling aku cintai dalam hidupku, yang telah berjuang untuk membiayai kuliahku. ”nak, asalkan sudah jadi sarjana ibu udah senang, ibu bangga punya anak sarjana. Ibu harap kamu bisa belajar dengan sungguh-sungguh dan tidak mengecewakan ibu.” Pesan ini selalu terngiang-ngiang ditelingaku sejak setahun yang lalu setelah kepergian ibuku menghadap yang kuasa. Aku benar-benar terpukul akan kepergian ibu, aku seakan tak lagi mempunyai semangat di dalam hidup.
Aku benar-benar gamang menghadapi keadaan ini, setahun kepergian ibuku kurasakan hidup yang kulalui begitu berat, dan benar-benar kacau. Semua nilai-nilai ku menurun dan sudah dipastikan aku akan mengulang, tidak seperti semester 1 sampai semeter 4 ketika ibuku masih di sampingku menemani setiap langkahku, memberikan dorongan padaku, buat aku selalu tersenyum ketika rutinitas itu menghampiriku. Seberat apapun masalah yang sedang menghantuiku aku pasti masih bisa tersenyum karena ibuku masih disini bersamaku, tapi kini aku sendiri. . . .
Dua tahun berlalu, aku masih hidup dalam keadaan yang kacau malah bertambah kacau karena 2 tahun belakangan ini merupakan ujian terberat dalam hidupku setelah orang yang sangat aku cintai pergi kini giliran ayahku yang pergi. Ketika semuanya hampir hancur, aku berharap orang terakhir yang begitu berarti dalam hidupku akan menyelamatkan ku dari kehancuran ini, setidaknya memberikan semangat terakhir sebelum aku benar-benar padam. Namun kenyataannya orang yang ku anggap akan mengobati Habis sudah hidupku tak ada lagi tempat untuk ku bernaung, menangis, dan mengadu. Aku benar-benar sendiri........

*****
3 tahun berlalu. . . .
aku sudah menjadi mayat hidup, tanpa semangat, tak ada lagi tempat untukku di dunia ini.....
ku seret-seret langkah ku tanpa tujuan, kosong tanpa harapan mataku memandang kearah jalan....
melayang pikiranku entah kemana, tiba-tiba teringat akan wajah ibuku yang teduh, betapa nyamannya aku menatap wajahnya...dan wajah ayah kupun menyertai wajah ibuku. mereka berdua tersenyum padaku,,, aku menangis sejadi-jadinya melihat mereka berdua dengan pakaian putih-putih bersih, suci, lalu mereka melambai-lambaikan tangannya padaku.... seakan-akan meminta pamit pada ku... aku meraung-raung... meminta agar mereka tidak pergi... terus ku ikuti lambaian mereka..... sampai akhirnya aku sampai di pinggir kali yang curam.... aku tak peduli,,,, atau mungkin aku tak menyadari. aku terus berjalan mencoba untuk meraih tangan mereka berdua, tangan orang yang ku cintai..... sampai aku tergelincir dan ...... terperosok di pinggiran sungai itu, tapi aku tetap tak perduli.... aku terus berjalan .... tanpa ku sadari aku terjatuh dan kepalaku terbentur batu... aku pun berteriak kesakitan.....dan semua menjadi kelam.....

****
terasa begitu pegal tubuh ku.... kepalaku pun nyut-nyutan.... aku melihat di sekeliling ku.... gelap... kemudian ku berusaha bangkit aku terjatuh karena sepertinya aku menabrak sesuatu.... tiba-tiba aku mendengar seseorang mengetuk-ngetuk pintu dan perlahan pintu itu terbuka..... aku begitu terkejut melihat apa yang aku lihat.... ibuku!!!! ia berdiri dihadapanku..... aku seperti tak mempercayai penglihatan ku..... IBUKU!!!! apakah ini mimpi?? aku segera berlari kepelukannya dan menagis seperti anak kecil yang baru di belikan mainan kesayangannya!!!! ini seperti mimpi.... ibu.... ini benar-benar ibu kan??? ibuku gelagapan dan bingung dengan tingkahku yang aneh.... "ada apa nak? ini memang ibu mu??" ayah mana bu???tanya ku seketika... ada tuh lagi minum kopi di teras rumah.... aku berlari seakan tak percaya.... benar ayahku tengah asyik meminum kopi....ternyata?? hanya mimpi??? tapi,,,, kenapa tampak begitu nyata??

****
keesokan harinya ketika aku akan berangkat kuliah ibuku memanggil ku dan berkata persis seperti yang ia katakan sebelum kepergiannya waktu itu...."
nak, asalkan sudah jadi sarjana ibu udah senang, ibu bangga punya anak sarjana. Ibu harap kamu bisa belajar dengan sungguh-sungguh dan tidak mengecewakan ibu".... jantungku pun berdetak begitu kencang..... aku hanya mengiyakan dan berangkat ke kampus dengan perasaan yang cemas....tak sabar untuk segera pulang..... ketika sampai dirumah benarlah dugaanku ibuku ketabrak mobil ketika berangkat kerja..... aku benar-benar terpukul akan berita ini.... aku kembali kehilangan ibuku.... tubuhku terasa begitu ringan dan semua kembali menjadi gelap....


****
terasa begitu pegal tubuh ku.... kepalaku pun nyut-nyutan.... aku melihat di sekeliling ku.... gelap... aku kembali di bingungkan dengan semua ini... aku kembali ketempat ini aku kembali bangkit dan keluar dari kamar ini kemudian seseorang kembali mengetuk pintu, dan wajah ibuku, aku semakin tak mengerti dengan semua ini... semua begitu nyata di mataku.... aku berada dimana? siapakah wanita yang sedang berdiri di depan pintu itu....semuanya begitu memusingkan dan memenuhi kepalaku.......argggggghhhhh!!!!!!!!! aku kembali jatuh dan semua kembali gelap...tapi di akhir ceritaku satu yang ku tau akhirnya aku bisa kembali bersama kedua orang tua ku, ibuku, ayah ku, ternyata mereka benar-benar tak ingin meninggalkan ku sendiri....


***
2 hari kemudian penduduk sekitar sungai tempat ku terjatuh menemukan ku dengan keadaan tak bernyawa.....

arti tangis nya
hari ini
dia menangis ketika tak ada sepeserpun koin yang kau lemparkan
dia menangis ketika ia kelaparan
dia menangis ketika ia kehilangan waktu untuk bermain
dan dia menagis ketika pulang tanpa uang di tangan


keesokan hari
kau lemparkan beberapa koin di atas kalengnya.
dia tersenyum, terlintas di otaknya"hari ini takkan lagi kelaparan"
tak sabar langkahnya yang lincah menuju gubuk papan di bawah jembatan, sambil menenteng sebungkus nasi putih tanpa lauk,
ia tetap tersenyum. terlintas setelah makan ia akan bermain bersama kawan-kawan. gadis yang malang, setiap hari harus mengemis di tepi jalan untuk bertahan dalam kejamnya kehidupan.
harusnya aku belajar dari gadis ini, berjuang untuk hidup dalam usia yang begitu dini. sedangkan aku, , , , , , , , ,???
genggam aku
aku selalu berpegangan pada tangan ini . . . . .
tak pernah sedetik pun aku dapat terlepas . ... .. .
tangan yang akan bawa aku kemanapun ia pergi. . . .
tangan yang kan selalu genggam erat aku, sampai-sampai aku pun tak leluasa tuk hirup udara ku sendiri. . . .
tangan yang akan selamanya menjaga ku, takkan biarkan aku pergi dan terluka . . .
tangan yang selama ini telah penjarakan kebebasanku. . . .
tangan yang selama ini telah menekan keinginanku. . . . .


Meskipun aku membenci dan tak menyukai tangan ini menggenggam tangan ku. . . .
tapi tangan ini yang akan selalu aku hormati. . . .
tangan ini yang akan selalu aku sayangi, aku cintai, melebihi dari diriku sendiri. . .
tangan yang takkan pernah bisa aku menolaknya. . . .
tangan yang akan selalu menjadi bagian dari diriku, bagian dari sekala tingkah lakuku, bagian dari keinginanku, bagian dari kebebasanku. . . .
karena jika aku memaksa melapaskan tanganku dari tangannya aku akan terjatuh dan takkan kembali lagi. . . .
Cinta Apalagi?
Aku mendambakan seseorang yang akan memahamiku dan selalu mengerti keadaanku, buatku tersenyum meski badai tengah menghantuiku. . . .
Aku mendambakan seseorang yang dapat berikan aku kasih sayang melebihi apapun yang ada di dunia ini. . . .
Aku mendambakan seseorang yang akan selalu tunjukkan aku sesuatu yang menakjubkan, tuntun aku menuju masa depan. . . . .
Aku mendambakan seseorang yang akan mengajarkan akan arti dan pedihnya kehidupan. . . . .


Semua yang ku dambakan telah aku dapatkan, dari sahabat-sahabat, teman-teman, orang tua, guru-guru, kakak-kakak ku, semua orang di sekelilingku. . . . .
Cinta seperti apalagi yang aku harapkan? ? ?
Semua telah aku dapatkan, , , , ,
Bodohnya aku yang tak pernah bersyukur atas apa yang telah Tuhan Berikan. . . . . .

Aku tenggelam dalam setiap prasangka yang kau tujukan pada ku
kini semakin tenggelam jauh dalam keheningan. . . . .
karena kau dan prasangkamu itu terlalu kuat untukku lawan
Akhirnya, , , ,
inilah aku yang sebenarnya. . . .
Aku adalah bagian dari prasangkamu itu. . . .
prasangka yang akan terus mengubahku. . . .
sampai kau pun takkan lagi mengenalku. . . . . .
setelah menonton "Perempuan berkalung surban" tadi malam saya merasa pesan yang di sampaikan oleh film tersebut mengena di hati saya. Kebebasan bagi kaum perempuan adalah pesan yang ingin disampaikan oleh film tersebut. Sampai saat ini pun yang saya ingin kan dalam hidup adalah sebuah kebebasan, namun kebebasan yang seperti apakah yang seharusnya dan sebaiknya untuk saya?

hal tersebut masih menjadi tanda tanya terbesar dalam pencarian jati diri saya. . . .

terkadang saya takut bila kebebasan yang saya ingin kan dapat berupa sebuah keegoisan dari diri saya sendiri, saya takut jika kebebasan yang saya harapkan tersebut dapat menyakiti orang-orang di sekitar saya, terutama orang tua saya.

sebenarnya yang saya inginkan adalah bisa melepaskan diri saya dari ketergantungan terhadap kedua orang tua saya, saya malu kalau sampai detik ini masih mengemis dan menjadi benalu bagi kedua orang tua saya.

sampai saat ini saya belum pernah merasakan hidup jauh dari kedua orang tua saya, kalau pun jauh pasti ada satu orang yang harus bertanggungjawab atas keselamatan saya. Saya tidak mau hal yang seperti itu.

Yang saya inginkan adalah jauh dari orang tua, hidup sendiri tanpa bergantung pada orang lain, merasakan sulitnya hidup sehingga saya dapat memaknai hidup saya sendiri.

kalau saya pikir-pikir lagi pasti orang-orang akan berpikir saya manusia yang tidak bersyukur, banyak orang yang mungkin tidak menginginkan jalan hidup yang saya harapkan tapi itu adalah impian terbesar saya.

Saya terus berharap suatu hari nanti impian saya tentang kebebasan itu dapat terwujud, , , , ,
kalaupun tidak, saya akan mencoba meraihnya perlahan, , , , , ,
bisakah ? ? ? ? ?

kabar-kabar. . . . . . . . . . .
sudah hampir satu minggu diriku mengendarai motor ke kampus, hmph. . . . . tak tahu apakah harus senang atau tidak. setidaknya bisa di bilang satu kemajuan dari ayah ku yang bersedia mengizinkan aku membawa motor tersebut. tapi secara tidak langsung itu cara beliau yang tidak terlihat untuk tetap menahan kebebasan ku, ya. . . . semenjak membawa motor aku selalu tepat waktu untuk pulang kerumah. tapi apa pun alasan nya aku tetap merasa senang karena walaupun sedikit kebebasan yang di berikan aku mencoba untuk menghargainya dan menggunakannya se maksimal mungkin.. . . . . . . . ...
The Last Samurai
kalau dilihat dari judul, sudah pasti film ini adalah film jepang. yups!! bener sekali, tapi yang membuat saya tertarik untuk menonton film ini adalah karena pemeran utama dari film ini bukan orang jepang melainkan orang amerika yang bernama "narthan aulgren" yang di perankan oleh "tom cruise" mulanya saya tidak tahu bahwa yang memerankan aulgren itu adalah tom cruise, tetapi setelah seorang teman mengatakan kepada saya bahwa itu adalah tom dan saya pun tidak langsung percaya begitu saja lalu saya mengeceknya lewat google. ternyata benar dia adalah tom cruise, dia begitu berbeda di dalam film ini. film ini menceritakan seorang pemuda berbakat yang di angkat sebagai kapten di negaranya untuk menjadi pemimpin perang selain itu dia juga mempunyai kepiawaian menulis sebuah buku tentang perang. dengan bakatnya sebagai pemimpin perang dia di ajak bekerja sama oleh jepang untuk melatih rakyat jepang untuk menjadi pasukan perang, mulanya dia tidak mau tapi karena seorang teman memaksanya, akhirnya dia mau untuk melatih rakyat jepang untuk melawan pemberontak yang di sebut "ksatria samurai yang bernama katsumoto" setelah melatih beberapa minggu para samurai itu mulai menyerang ke ibukota jepang, lalu pimpinan jepang itu meminta narthan aulgren menurunkan pasukan untuk berperang. namun aulgren menolak dengan alasan tentaranya belum siap bertempur namun sang pemimpin jepang itu tetap memaksa akhirnya aulgren dengan berat hati menuruti perintah pemimpin itu akhirnya hari itu pun datang, para ksatria itu datang. kedatangan mereka disambut oleh kabut-kabut tebal, hiiii sangat mendebarkan ketika saya menanti kedatangan para ksatria itu akhirnya pasukan aulgren itu kalah dan aulgren sendiri berjuang mati-matian untuk menyelamatkan dirinya dengan sekuat tenaga di aberusaha melawan sendiri para samurai itu. walhasil salah satu dari ksatria itu berhasil di bunuh oleh aulgren dan aulgren sendiri menjadi tawanan para ksatria itu, aulgren di bawa ke desa para ksatria itu. selama di desa itu ia belajar apa yang tidak di ketahui di negaranya, ia menemukan apa yang selama ini di carinya yaitu ketenangan hidup. perlahan ia belajar beadaptasi dengan orang-orang sekitarnya yang pada mulanya tidak menganggapnya ada dan seolah-olah mengacuhkannya. ia belajar berbicara dengan bahasa jepang, mungkin karena tingkat kepintarannya sangat tinggi maka ia dengan cepat menguasai bahasa jepang. aya pun sedikitnya mendapatkan beberapa kosakata yang saya baru tahu karea menonton film tersebut, diantaranya MIMI= Telinga, NAN=hidung, HACHI=hidung. meskipun hanya 3 kosakata yaaaa harap maklum saja, saya tidak terlalu fokus terhadap kosakatanya tetapi saya lebih fokus kepada jalan ceritanya saja. tidak hanya dapat berbicara dengan bahasa jepang dia juga belajar menggunakan samurai. pada awalnya ia tidak dapat menggunakannya namun lama-kelamaan ia dapat menguasainya. setelah musim dingin berlalu aulgren merasa betah dan kerasan di desa para ksatria itu dan ia pu telah jatuh cinta kepada seorang wanita yang suaminya telah dia unuh di medan perang, namun akhirnya wanita ini pun jatuh cinta kepada aulgren karena dia sangat dekat dengan anak-anaknya. akhir cerita ini aulgren bergabung dengan para ksatria samurai karena sebenarnya pemerintahan jepang telah diracuni oleh pihak-pihak tertentu yang menginginkan kekuasaan. maka terjadilah perang antara pemerintahan jepang dengan para samurai, memang ada akhirnya yang kalah adalah dari pihak samurai, semua samurai mati kecuali algren ia tetap hidup dan berkesempatan bertemu dengan raja yang telah di racuni oleh oknum-oknum tertentu itu, akhirnya aulgren dapat menyadarkan kembali raja tersebut. dan aulgren pun kembali ke desa para samurai untuk mempersunting wanita yang sangat di cintainya. The End.
itulah akhir dari film The Last Samurai yang membuat saya terkesan adalah saya menjadi tahu bahwa orang-orang jepang itu memang benar-benar disiplin, dan sangat menghormati orang lain meskipun dia adalah lawan, dan bagi orang jepang tidak mengenalkan diri adalah di anggap tidak sopan maka mereka akan tersinggung. dan dari film ini para ksatria itu sangat menjunjung tinggi nenek moyangnya,dan dari mana mereka berasal. Adegan yang paling saya suka pada film ini adalah pada saat keadaan perang wahhhh saya seakan-akan masuk kedalam medan perang, tahu tidak apa yang para ksatria samurai itu gunakan untuk berperang? mereka hana menggunakan Samurai........ gileeee sedangkan musuh mereka menggunakan alat-alat bersenjata yang sangat lengkap....... benar-benar mendebarkan!!! semoga referensi saya yang masih banyak kekurangan ini dapat membuat teman-teman yang membaca menjadi penasaran untuk menonton film ini.
syndrome LeLet 1

Pernah gak seh terkena sYndrome LeLet??
?
?
?
?
?
belom ya?
ato udah pernah?
kalo gue seh sekarang-sekarang ini kok baru nyadar kalo sYndrome itu ternyata diam-diam sedang menggerogoti diri gue. . . . . . . .
hmph. . . . . . .
perlahan semua yang gue kerjain jadi LLLLLLLaaaaaaaammmmmmmmmAAAAAAAA. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . !!!!!!!!!! banget!!!!! (hpmp. . . . . ampe cape gue ngetik nya)
tau gak se? sekarang gue kalo makan tu paling LeLetttttt banget. . . . . padahal porsi yang di makan sama, belom lagi kalo kerja. contohnya nyuci piring juga LeLettttt banget. . . . .
aduh lama_Lama gue jadi was-was kalo begini terus, mungkinkah gue bakalan jadi manusia paling LeLet sedunia ya???
trus gimana caranya ya supaya sYndrome itu bisa hilang dari diri gue??
?
?
?
?

25 mei 2009.....
doanya tak pernah putus untukku
cintanya selalu mengalir tak kan berhenti
kasihnya akan tercurah setiap waktu
kini saatnya ia di doakan, di cintai, dan di kasihi. . . .
di hari terindah nya....


happy birthday mom. . . . . . .
i love you. . . . . . .
music

music is my soul. you know why? because music can express my self. music is my life. you know why? because i can feel happy and sad when i heard the music. happy and sad is part of my life.
do you like music?

kegilaan ku padamu buat ku haus akan kata. kecintaanku padamu buat ku rindu akan kisah. aku mulai jatuh cinta sejak ku tau indahnya kata-kata penuh makna. yang bawa aku dalam sebuah alur cerita.
look!!!!

perlahan kisah itu mulai terlihat jelas
meski mulanya hanya sebatas guratan-guratan tinta
kini kisah itu mulai berwarna, meski tak selamanya indah.....
awalnya hanya hitam, kelam,,,,
kini............
kau bisa melihatnya kawan, dan tertawalah, karna kisah ku tak lagi kelam.....
lihat!!!!!! tidakkah kau lihat tempat itu?? aku ingin kesana.... ku rasa tempat itu cocok untukku.... aku tak ingin berada di sini, tempat yang selalu memaksakan segala keinginanku...... tolong!!!! bawa aku ke tempat itu... tunjukkan aku di mana tempat itu berada....
tenang, nyaman, tak akan ada satu orang pun yang akan menggangu.

lihat!!!! cahaya di ujung sana..... aku ingin segera berlari kearah sana, meninggalkan segala hiruk pikuk dunia dan bersembunyi di sana.....

tapi kenapa tak ada yang mendengarkan ku? hey!!!! kenapa kalian mengacuhkan ku??? aku sedang berbicara dengan kalian!!!!

lihat!!!! tempat itu semakin tak terlihat, ayo cepat!! aku ingin segera berlari kesana. cepat!!!!!

arrrggghhhh lihat tempat itu hilang!!!! dan semua karena dirimu......
aku benci!!!!!!!!!

kekasih yang tak di anggap

pernah ngerasa kayak gitu gak sih?? meskipun konteksnya bukan sepasang kekasih sih, misalnya dalam hal apapun deh. dalam persahabatan, ato dalam keluarga. gak enak banget deh pasti rasanya, gak dianggep, seperti angin yang setiap hari hadir dalam keseharian kita namun kita gak pernah merasakan hadirnya, cuma kalo lagi gerah aja baru deh kita nyari angin, berarti kekasih tak dianggap itu baru di anggap kalo lagi butuh aja donks???? kasian!!!! trus apakah kekasih yang tak dianggap itu selalu orang-orang yang pendiam yang angguk-angguk aja kalo di pintain tolong, yang cuma bisa nerima kenyataan tanpa bisa merubahnya, kayaknya kekasih yang tak di anggap ini adalah orang-orang yang tertindas yah?? maksudnya tertindas keinginannya kale ya?? tapi halllooo sekarang udah tahun 2009 masih ada juga orang-orang yang tertindas keinginannya atau mereka seperti itu karna alasan tertentu, yang gak bisa di terima sama orang-orang kayak gue,,,,, maksoednya????? hahahahah hmph...tapi gue harap orang-orang yang menjadi kekasih yang tak dianggap ini bisa merubah harinya dan bisa di anggap lagi, tapi kalo udah dianggap mau apa????? wahhhhhhhh pusing euy,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
Pernah gak sih kita memikirkan kalo selama ini, selama PP rumah-kampus begitu banyak waktu yang kita lewati bersama angkot. tanpa terasa kita sudah mengukir kenangan yang kita lalui bersama angkot, percaya gak sih??
yah....percaya gak percaya deh, secara gue sebagai anak yang keseharian PP naek angkot serasa tersadarkan pada hari ini, ketika gue menatap keluar jendela angkot yang biasa gue naekin itu...gue teringat akan semua peristiwa-peristiwa yang terjadi ketika gue yang telah berkali-kali naek angkot yang berinisialkan 10B itu. kalo gue inget-inget lagi, banyak juga aktivitas yang gue kerjakan selama di perjalanan menuju kampus ataupun rumah, dari yang ketiduran di angkot gara-gara kurang tidur yang di sebabkan harus ngerjain tugas semalaman, sebenarnya bukan ketiduran juga sih. bisa di bilang tempat untuk melepaskan rasa ngantuk sementara sebelum sampe kekampus, dari pada tidurnya di kelas?? malah tambah ribed lagi bukan?? belum lagi kalo pulangnya agak sore-sore, wuahhhoehmmm rasa ngantuk itu langsung menyergap kedua mata gue yang terus menerus mendesak untuk segera memejamkan mata.....yahhh dengan pasrahlah gue mengikuti rasa ngantuk itu, akhirnya tidurlah gue meskipun dengan tak nyenyak. karena kepala gue terkadang terantuk-antuk ke kaca jendela angkot tersebut, yaah mau gimana lagi meski rasa sakit itu terasa mengganggu tidur gue di lanjutin aja deh.....trus, gue sering menggunakan angkot sebagai tempat untuk belajar kalo semalam gak sempet belajar, apalagi kalo lagi UTS atau lagi UAS di tambah lagi hari itu harus belajar pelajaran yang sifatnya menghafal, sudahlah mana habis membuat oret-oretan menghafal, belum lagi rasa malas yang menghantui, di tambah jika belajar di dalam kamar di atas tempat tidur pula. habis cerita buku-buku itu hanya tergeletak di atas muka gue dan guepun telah pergi bersama mimpi indah dalam tidur gue, dan keesokan harinya gue harus buka buku lagi di atas angkot tanpa sedikitpun memalingkan wajah kemana pun, meskipun di depan ada cowok ganteng yang bisa di jadikan sarapan pagi buat nge_ceng,,,,,Lewatttt!!!! tapi alhasil sedikit banyak apa yang gue pelajari di atas angkot lumayan banyak yang masuk ke otak gue, hebat bukan pengaruh angkot itu.... dan lagi angkot juga bisa di jadikan tempat untuk nge_ceng chuy....apalagi kalo penumpang yang naek itu bening-bening semua.......wahhhh jadi gak kepengen turun dari angkot, wahahahaha bagian menghiburnya ya....disitu deh,,,,, ada satu lagi angkot bisa di jadikan tempat untuk berimaginasi apalagi waktu musim banjir angkot yang gue naekin itu udah kayak sampan karna harus ngelewatin daerah banjir wah.....bekasi itu langganan banjir yah,,,, kalo tau gene mah mikir-mikir dulu deh pindah sini, eh tapi.....biarin aja deh, gue gak akan rela kalo harus pindah rumah lagi dan pindah tempat kuliah, karna gue udah terlanjur cinta kuliah di sini, bukan karna universitasnya tapi karna jurusannya dan orang-orangnya...udah deh.................
kenapa???

Kini mereka tak lagi dapat memahami ku, meski dalam kenyataannya mereka harus tahu apa yang terjadi pada ku. mereka bukan lagi menjadi orang-orang yang mengerti aku, apa saja yang sedang bergejolak di pikiranku. Bahkan akupun tak lagi mengenali mereka yang telah aku cintai sedari aku tak tau apa itu arti cinta....
perlahan aku mulai tak terlihat di mata mereka, tak lagi berarti untuk di perhitungkan, tak lagi mendapat tempat yang terbaik di hati mereka, perlahan akupun menjauh dari dunia mereka, melakukan hal-hal tanpa mereka, perlahan sinarku meredup, dan akhirnya padam. namun meski kini dunia ku telah padam aku masih berharap mereka dapat kembali membawa cahaya itu untuk terangi kembali dunia ku, i hope.....i miss u all

terkadang yang nampak itu tak dapat menjelaskan, dan gelap...akan selamanya gelap jika tak setitik terang menghampirinya. Diam itu menyenangkan, karna diam mendatangkan ketenangan. untuk ku, jiwaku yang selama ini tersesat dalam kepenatan cerita. tangis adalah obat paling mujarab di hati untuk lepaskan segala sesak yang terasa. hidup itu memang indah, tapi tak seindah jalan hidup yang sedang ku lalui. meski sesekali ku reguk manis,manisnya cinta,persahabatan, dan kasih sayang. aku merasa beruntung karna manis itu masih hampiri bagian hidup ku..........

Thanks God
haihaihaihaihai semua..... gue pengen cerita neh tentang sastra inggris.. jurusan ku tersayang ini sedang kedatangan tamu istimewa loh... tau gak siapa??? tamu istimewa itu adalah CINTA...... hmmmm virusnya sedang menyebar kemana-mana loh...dari antar angkatan, trus sesama angkatan...wah-wah ternyata cinLok itu bener-bener dahsyat ya hhmm.... berbahagialah orang-orang yang sedang di penuhi cinta itu.... gue juga loh, gue ngerasa orang paling bahagia!!!!! sedunia..... akhirnya gue bener-bener bisa ngerasain cinta yang sesungguhnya, lewat temen-temen gue, orang-orang yang gue sayang plus kasih sayang terbesar yang udah di berikan kegue sama allah SWT, hahahahaha lebhai yahhhh mungkin bisa di bilang hidayah juga sehh,,,melalui temen-temen gue yang baru...bisa di bilang frienD's neW Entry hehehehehehe
gajebo
dunia ku menepi, tak lagi hampiri aku yang inginkan ia sentuh hidupku. aku tersesat,tak lagi temukan dunia yang biasa aku kunjungi tuk buat hidupku berarti. sendiri lagi, sepi, tak ada senyum, tak ada canda dan tawa lagi, hanya sepi, yang bertemankan sunyi. aku bosan, sendiri, kemana harus ku cari tempat yang dapat buat aku merasa berarti....
ini hidup gue,,, yang ngejalanin... ya gue, bukan orang lain. hidup gue, cuma gue yang tau. orang laen gak pernah tau apa yang gue alami, gue rasain, dan gue hadapi. kayak gitu juga hidup orang laen, gue gak pernah tau apa yang terjadi dengan hidup orang laen, kayaknya tuh kita di kasih jalur masing-masing, dan di suruh ngelewatin masing-masing. mungkin kadang-kadang ada yang di lewatin bareng-bareng, kayak sama temen-temen and keluarga, tapi meskipun ada yang di lewati bareng-bareng pasti yang happy-happy ja kale yang di share, kalo yang personal banget pastinya hanya orang-orang tertentu yang kita percaya banget yang tau tentang kita, itupun gak semuanya juga kan....kenapa yah tiba-tiba gue bosan ngelewatin hidup gue sendiri, perasaan hanya gini-gini aja, happy kalo lagi bareng temen-temen, tapi abis itu gue balik lagi harus sendiri, kenapa sih kita tu ketemunya gak tiap hari aja, biar yang namanya sendiri itu gak ada. tapi kan temen-temen yang laen punya rumah masing-masing, gue juga dan kita mua punya keluarga ndiri-ndiri, apalagi kita tuh masih jadi tanggungan orang tua, meskipun nanti udah misah tetep gak bisa se bebasnya juga. gimana caranya yah biar bisa liat kehidupan orang laen... tiba-tiba gue kepengen.... banget ngeliat kehidupan orang laen, seandainya aja bisa... gue pengen liat temen-temen gue yang lagi ada di jambi wahhh kira-kira mereka lagi pada ngapain yah??? hmmm bisa gak yah kita tuh punya alat yang bisa menghubungkan langsung sama tempat yang kita tuju, bisa liat temen-temen, dan ngomong langsung....wahhh pasti seru,,, gue pengen....pasti gak ada lagi yang namanya kesepian dan sendiri lagi itu.....hmmpphh tapi...sayang.... cuma mimpi, tapi gue harap suatu saat nanti gue bisa ciptain alat itu....amIEEEEnnnHHH

aKhirnya.... setelah 4 hari gue terkurung di dalam sangkar emAs (hAa?? Lebhai banget seh??) oke,oke raLat deh... setelLah gue Absent dari Aktivitas jagain stand eAf seLama 4 hari.... guE ngeRasa sUenNengggg....nya mEnta Ampunnnhh.... ya iyaLah, secara getoh, 4 hari diRumah terasa bagaikan 4 tahHhuNH emang sedikit Lebhai seh... aBisSsS perasaan 4 hari tu LamMmaA.....piSannHh, perasaan itu jam bergerak ato gak seh... beTTeeee!!!! tapi sekarang dah gak lagi coz gue udah bisa ngampuz Lagi... gue sekarang-sekarang tuh udah ngerasa gak betah lagi kalo lama-lama di rumah. dah terlalu banyak yang berubah, dah gak nyaman Lagi.... gue seh ngerasanya dah terlalu banyak kontroversi, dah gak nyambung lagi.. banyak manipulasi,dah gak kayak duLu Lagi....gue mau keLuarga gue yang duLu baLik Lagi.... gak tau yah kenapa gue mikirnya kayak gini??ato mungkin gue ngerasa jeoleos karna dah gak di perhatiin kayak duLu Lagi?iya sih...semenjak kuLiah bOnyok dah kurang perhatian sama gue...makanya sekarang gue mencoba mencari apa yang gak gue dapet di rumah....

Living in a Colourful of Colourless Ocean

Blog Archive

George Orwell

"Who Controls The Past Control The Future, Who Controls The Present Control The Past"
Mai Roza HR. Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

About Me

Foto Saya
Oza
Do you really wanna know me? really? are you sure? okay.... I'm gonna tell you a lil bit about me. I'm just a chaos and distractible girl. I'd love to randomly post anything which distracts me. So, my post could be a sad, gloomy, cheerful, cheesy, fashionable, messy, creative or stuck writing. Just Enjoy!!!! :D
Lihat profil lengkapku

Followers

one of CoC's Life

Please Welcome!!! o(^_^)o